" Hidup untuk perjuangan bagi orang lain jauh lebih berarti daripada untuk diri sendiri..."

HORAS . . . SIRAJABATAK - SOMBA MARHULA HULA - MANAT MARDONGAN TUBU - ELEK MARBORU - RINGKOT MAR ALE ALE

Suhi ni Ampang na Opat

HoRaS HaBaTaKoN ! 

Apakah arti Suhi ni Ampang na Opat dalam adat Batak?


Pada pesta perkawinan yang mutlak (martohonan) adalah Suhi ni Ampang Naopat : yaitu :

1. Pihak Paranak (pengantin laki-laki) yang menerima ulos :
  • Ulos Pansamot : Orangtua pengantin
  • Ulos Paramaan : Abang / adik orangtua pengantin
  • Ulos Todoan : Abang Adik dari Ompung suhut pengantin
  • Ulos Sihunti Ampang : saudara perempuan dari Pengantin (ito) atau saudara perempuan dari orangtua pengantin (Namboru)

2. Pihak Parboru (pengantin wanita) yang menerima sinamot :
  • Si jalo bara / Pamarai : Abang / adik dari pengantin
  • Si jalo upa tulang : Tulang dari Pengantin
  • Si jalo Todoan : abang / adik Ompung Suhut pengantin atau Simandokkon yaitu ito Pengantin (disesuai Hasuhuton & Tonggo Raja)
  • Si jalo Upa Pariban : kakak atau Namboru Pengantin

Dalihan Natolu sebagai system kekerabatan orang batak ternyata mempunyai nilai yang tidak kalah dengan system lain yang sangat populer saat ini, yaitu Demokrasi. “Dalihan Natolu” ini melambangkan sikap hidup orang batak dalam bermasyarakat. Sistem kekerabatan orang Batak menempatkan posisi seseorang secara pasti sejak dilahirkan hingga meninggal dalam 3 posisi yang disebut DALIHAN NA TOLU (bahasa Toba) atau TOLU SAHUNDULAN (bahasa Simalungun). Dalihan dapat diterjemahkan sebagai “tungku” dan “sahundulan” sebagai “posisi duduk”. Keduanya mengandung arti yang sama, ‘3 POSISI PENTING’ dalam kekerabatan orang Batak yang terdiri dari :

HULA HULA atau TONDONG, yaitu kelompok orang orang yang posisinya “di atas”, yaitu keluarga marga pihak istri. Relasinya disebut SOMBA SOMBA MARHULA HULA yang berarti harus hormat kepada keluarga pihak istri. “Hula-Hula” adalah Orang tua dari wanita yang dinikahi oleh seorang pria, namun hula-hula ini dapat diartikan secara luas. Semua saudara dari pihak wanita yang dinikahi oleh seorang pria dapat disebut hula-hula. Marsomba tu hula-hula artinya seorang pria harus menghormati keluarga pihak istrinya. Dasar utama dari filosofi ini adalah bahwa dari fihak marga istri lah seseorang memperoleh “berkat” yang sangat didominasi oleh peran seorang istri dalam keluarga. Berkat hagabeon berupa garis keturunan, hamoraon karena kemampuan dan kemauan istri dalam mengelola keuangan bahkan tidak jarang lebih ulet dari suaminya, dan dalam hasangapon pun peran itu tidak kurang pentingnya. Somba marhulal-hula supaya dapat berkat.


BORU, yaitu kelompok orang orang yang posisinya “di bawah”, yaitu saudara perempuan kita dan pihak marga suaminya, keluarga perempuan pihak ayah. Boru adalah anak perempuan dari suatu marga, misalnya boru Hombing adalah anak perempuan dari marga Sihombing. Prinsip hubungan nya adalah ELEK MARBORU artinya harus dapat merangkul boru/sabar dan tanggap. Dalam kesehariannya, Boru bertugas untuk mendukung/membantu bahkan merupakan tangan kanan dari Hula-hula dalam melakukan suatu kegiatan. Sangat diingat oleh filosofi ELEK MARBORU, bahwa kedudukan “di bawah” tidak merupakan garis komando, tetapi harus dengan merangkul mengambil hati dari Boru - nya
DONGAN TUBU atau SAINA, yaitu kelompok orang-orang yang posisinya “sejajar”, yaitu: teman/saudara semarga. Prinsip Hubungannya adalah MANAT MARDONGAN TUBU, artinya HATI-HATI menjaga persaudaraan agar terhindar dari perseteruan.

Dalihan Na Tolu ini menjadi pedoman hidup orang Batak dalam kehidupan bermasyarakat.Dalihan Na Tolu bukanlah kasta karena setiap orang Batak memiliki ketiga posisi tersebut; ada saatnya menjadi Hula hula/Tondong, ada saatnya menempati posisi Dongan Tubu/Sanina dan ada saatnya menjadi BORU. Dengan Dalihan Na Tolu, adat Batak tidak memandang posisi seseorang berdasarkan pangkat, harta atau status seseorang. Dalam sebuah acara adat, seorang Gubernur harus siap bekerja mencuci piring atau memasak untuk melayani keluarga pihak istri yang kebetulan seorang Camat. Itulah realitas kehidupan orang Batak yang sesungguhnya. Lebih tepat dikatakan bahwa Dalihan Na Tolu merupakan SISTEM DEMOKRASI Orang Batak karena sesungguhnya mengandung nilai nilai yang universal.



Partuturan Batak Toba

HoRaS HaBaTaKoN ! 

Partuturan Batak Toba adalah merupakan sistem kekerabatan Batak Toba. Aku yakin banyak dari kita yang belum mengetahui tentang Partuturan walau kita orang batak asli sekalipun. Biasanya ini terjadi kepada orang batak yang memang lahir di kota dan telah dibesarkan pun di kota bukan di kampungnya sendiri, sehingga dia tidak peduli lagi dengan adatnya sendiri. Orang yang tidak mengerti Partuturan biasanya dikatakan “dang maradat” (tidak punya adat). Biasanya ini terjadi kepada anak-anak muda yang memang lahir dan besarnya bukan lagi dikampungnya. Maka dari itu aku mau berbagi pengetahuan tentang sebutan-sebutan yang seharusnya kita katakan kepada sanak saudara kita atau orang lain yang bersuku batak. Baik itu yang lebih tua, lebih muda, atau sepantaran dengan kita. Jangan sampai salah ucap. Karena kita bisa dicap “tidak tahu adat”.

Baiklah, mari kita simak sebutan-sebutan (partuturan) yang tepat dan benar untuk kita ucapkan berikut ini :

Uda, Amang Uda, Bapa Uda :
  • panggilan kita terhadap adik laki-laki dari ayah kita,
  • panggilan kita terhadap semarga yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua darinya,
  • panggilan kita kepada suami dari adik perempuan ibu kita.

Inang Uda, Nanguda :
  • panggilan kita terhadap istri dari adik laki-laki ayah kita,
  • panggilan kita terhadap istri dari semarga kita yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih tua darinya,
  • panggilan kita kepada istri dari adik perempuan ibu kita.

Amang Tua, Bapa Tua (Pak Tua) :
  • panggilan kita terhadap Saudara laki-laki yang lebih tua dari ayah kita,
  • panggilan kita terhadap semarga yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih muda darinya,
  • panggilan kita kepada suami dari kakak perempuan ibu kita.

Inang Tua, Nantua (Mak tua) :
  • panggilan kita terhadap istri dari Saudara laki-laki yang lebih tua dari ayah kita,
  • panggilan kita terhadap istri dari orang semarga yang urutan keturunannya setingkat dengan ayah kita tetapi ayah kita lebih muda darinya,
  • panggilan kita kepada kakak perempuan ibu kita.

Tulang (Paman) :
  • panggilan kita kepada saudara laki-laki ibu kita.

Nantulang (bibi) :
  • panggilan kita terhadap istri dari tulang kita.

Lae :
  • panggilan kita (laki-laki) kepada anak laki-laki dari tulang kita,
  • panggilan kita (laki-laki) kepada suami dari saudari kita yang perempuan.

Eda :
  • panggilan kita (perempuan) kepada anak perempuan dari tulang kita,
  • panggilan kita (perempuan) kepada istri dari saudara kita yang laki-laki.

Amangboru :
  • panggilan kita terhadap suami dari saudari ayah kita perempuan,
  • panggilan terhadap suami dari perempuan yang merupakan keturunan semarga kita yang urutannya setingkat dengan ayah kita.

Namboru:
  • panggilan kita terhadap saudara perempuan ayah kita,
  • panggilan terhadap perempuan yang merupakan keturunan semarga kita yang urutannya setingkat dengan ayah kita.

Ito, iboto :
  • panggilan kita sebagai laki-laki kepada kepada saudari kita (perempuan),
  • panggilan kita sebagai perempuan kepada saudara kita yang laki-laki,
  • panggilan umum bagi orang kepada lawan jenisnya dalam budaya batak toba.

Pariban :
  • panggilan kita sebagai laki-laki terhadap anak perempuan dari tulang kita,
  • panggilan kita sebagai perempuan terhadap anak laki-laki dari Namboru kita.

Inang (ibu) :
  • panggilan kita terhadap perempuan yang lebih tua dari kita atau kepada orang (perempuan) yang
  • dituai,
  • panggilan umum untuk menghormati semua perempuan.

Amang :
  • panggilan kita terhadap pria yang lebih tua dari kita atau orang (pria) yang dituai,
  • panggilan umum untuk menghormati para pria.

Inong (ibunda) :
  • panggilan khusus kepada ibunda kita.

Among (Ayahanda) :
  • panggilan khusus kepada ayahanda kita.

Ompung (Kakek/Nenek) :
  • dibaca Oppung
  • panggilan kepada kakek/nenek kandung kita.
  • panggilan umum kepada orang tua yang setingkat dengan kakek/nenek kandung kita.

Ompung Doli (Kakek) :
  • dibaca Oppung Doli
  • panggilan khusus kepada kakek kita, ayah dari ayah/ibu kita

Ompung Boru (Nenek) :
  • dibaca Oppung Boru
  • panggilan khusus kepada nenek kita, ibu dari ayah/ibu kita



Holong Mangalap Holong

HoRaS HaBaTaKoN ! 

Holong Mangalap Holong

Tanganta marsitogu-toguan
Nang rohattape marsitomu-tomuan
Tama hita marsielek-elekan
Tonditai ma tutu marsigom-goman

Tabo do akka namartinodohon
Molo saroha mangula siulaon
Holong ma tabahen mangalap holong
Marsiurupan disude na sitaonon

Dihuta anggita siappudan
Diparmahana anakta paggoaran
Amangta nang inangta tu balian
Ibotota ma paradehon panganan

Tupa ma hita marsituppolan
Molo adong dihitaon parsalisian
Holong ma tabahen mangalap holong
Sai horasma jala gabe hitaon

Tonani da oppui
Opputta sijolo-jolo tubu
Somba marhula-hula
Sai manat mardongan tubu
Elek ma hita marboru
Sai ganup ma tutu maroha
Horas tondi madingin
Sai pir tondi matogu
Hita martahi sakkap
Sai Tuhanta mamasu-masu 


HORAS

HoRaS HaBaTaKoN ! 

 
horas partuturan orang batak

Holong masihaholongan = kasih mengasihi
On do sada dalan nadumenggan = inilah jalan yang terbaik
Rap tu dolok rap tu toruan = seia sekata
Asa Taruli pasu-pasu = supaya kita diberkati
Saleleng di hangoluan=selama kita hidup.
 


HORAS adalah suatu cita-cita atau harapan yang mengambarkan bahwa setiap orang batak harus hidup saling mengasihi karena inilah jalan yang terbaik dan diwujudkan dengan seia sekata supaya kita mendapat berkat selama hidup kita.

ADAT BATAK TOBA - PANGOLIHON ANAK/PAMULIHON BORU (BAGIAN IV)

HoRaS HaBaTaKoN ! 
 
ULAON PANGOLIHON ANAK/PAMULIHON BORU DIBAGASAN ADAT BATAK TOBA NASOMAL DIULAHON DI PARSERAHAN
(BAGIAN IV)



5.3.5 MASISISEAN 

Dung sidung manjalo tumpak, sahat ma tu acara masisisean. Parjolo ma dipasahat paranak pinggan panungkunan tu Raja parhata ni parboru.

Raja parhata ni parboru manghatahon hata ni pinggan panungkunan. Dungi disungkun Raja parhata ni parboru ma Raja parhata ni paranak taringot tu sangkap dohot tujuan ni ulaon i.

Adong dua versi laho manghatahon pinggan panungkunan, parjolo jolo disungkun raja parhata (Parsinabung) Parboru, taringot tu sintuhu ni idahan masak, manang hata ni sipanganon, dungi dialusi raja parhata ni paranak, sidung dialusi, dihatahon parsinabung ni parboru ma hata ni pinggan panungkunan.

Versi na paduahon, raja parhata ni parboru, langsung manghatahon hata ni pinggan panungkunan, sidung i, disungkunma muse hata ni indahan masak, dohot udut na.

Ditingki masisean, laho manghabit tingki, molo tung boi usul, unang pola be adong namasirenggetan baik pihak paranak, songoni nang pihak parboru, asa cukup tingki tu acara namangihut.

Tar songon on me partording ni na masisean di ulaon unjuk :
Parboru :
Parjolo ma ta pasahat mauliate tu Amanta Debata ala asi dohot holong ni rohana, na mangiring‑iring hita saluhutna sian angka ingananta be ro tubagas gedung on dibagasan hahipason dohot dibagasan las ni roha.
Ia nunga bosur hita mangan, sagat marlompan juhut, songoni sombu uas minum mual sitio‑tio, sai pamurnas ma i tu daging saudara tu bohi, asa ancimun ma pangalambohi, gundur pangalamuni, sipaneang holi‑holi ma i jala sipasindak panaili.

Hamu raja ni pamoruon nami …….(Didok marga ni Paranak)
Ba nunga dison nuaeng dipasahat hamu pinggan panungkunan  na hot di hudulanna, sai hot ma tutu di hita pasu-pasu ni Amanta Debata pardenggan basai, jala saut ma songon hata ni umpasa,
Didolok ma parbubuan, ditoruan partanggalan
Hot ma songon pulo, tingkos songon parsihodoan
Di sude asi ni roha ni Tuhan ta, songoni hot nang hita di angka panggabean nang parhorasan

Peak di atasna napuran tiar napuran na rata, napuran mauliate, sai tiarma panggabean, tiar nang parhorason dihita namarhula-marboru, sai rata ma antong di hita angka pansamotan tu joloan on. Jala tong-tong hita mandok mauliate tu Amanta Debata di asi dohot denggan basana naung pinasahatna tu hita.

Adong huhut dison parbue santi, parbue siribur-ribur, parbue sipir ni tondi, asa anggiatma sakti madingin, sakti matogu angka pomparanta, torop maribur huhut matangkang majuara, songoni nang tu hita na dison sai saut ma songon hata ni umpasa, namandok, pir ma pongki bahul-bahul bahen salongan, sai pir ma tondinta be sai martamba-tamba ma pangomoan.

Laos adong dison ringgit sitio soara, sipalas roha ni na torop songoni nang amanta raja, sai tio ma parnidaan di hita, tiur nang parsaulian, sai martamba ma angka las ni roha di hita tu joloan on, asa silan-lan uruk-uruk, tu silan-lan aek toba, dakdanak ndang marungut-ungut, namagodang tong-tong marlas ni roha
Sai lam tu tio na songon baba ni mual, tu rondang na songon bulan, tu tiur na songon mata nia ari,  parngoluonta to joloan di arion.

Songoni muse peak di atasna juhut tanggo-tanggo na bolon, asa togu jala tanggo ma dihita partuturon na marhula -mar boru sadarion nang tu joloan on.

Jadi amang raja ni pamoruon nami, asa nuaeng pe na manungkun ma hami nuaeng jolo taringot tu sipanganon na pinasahat mu tu hami,

Diama langkatna, dia ma unok na
Dia ma hatana, diama nidokna
Tangkas ma paboa hamu raja ni boru

Paranak :
Ima tutu Raja nami, adong do hata ni natua-tua namandok :
Marbau tanduk, marbau holi-holi raja nami
Godang sibutong-butong, otik sipir ni tondi
Taringot disipanganon nahupartupa hami rajanami,
Sititi ma sihompa, tolop palu-paluna
Otik sosadiape ma hupatupa hamii, sai mangkorhon pasu-pasu mai dihita on saluhutna

Ia dung dipaboa hamu nangkin naung bosur hamu mangan indahan na las, sagat marlompan juhut. Sai pamurnas mai tutu tu daging, saudara mai tu bohi. Si pasindak panaili mai, sipaneang holi-holi
Sipalomak imbulu mai, sipaulak hosa loja

Asa rittar ma songon bonang digala, sakumpal salabean
Horas ma angka raja dohot inanta soripada namanganton, tu gabena ma hami, namangalean

Sai gabe ma na taulai rajanami, asa adong habosurhononta,
Jala sai sinur ma pinahan na tapahani, asa adong hasagathononta muse raja nami
Jadi dihuhuasi ni sipanganon na hupa tupa hami i raja nami Panggabean, parhorason do raja nami

Parboru :
Mauliate ma tutu di hamu raja ni pamoruon nami, na paboahon huhuasi ni sipanganon, ima panggabean parhorason, asa bagot na marhalto ma tutu na tubu dirobean, horas ma amanta Raja dohot Inanta soripada na manganton, lam tu gabena ma hamu pamoruon nami  namangalean.

asa hundulma songon anian, jongjong songon pangurgasan
mardapot-dapot ma dihamu angka parsaulian songonni nang diparhorasan

Tusanggar ma amporik, tu lubang ma satua
Sinur ma pinahan, lam tugabena angka naniula

Asa lomak ma silinjuang lomak sonibaboan, tu dia pe hamu mangalangka tong-tong ma dapotan pangomoan

Alai raja ni pamoruon nami, ia marangkup do ninna nauli, mardongan do na denggan, siangkupna songon na hundul, sidongan songon namardalan.

Asa tangkas ma uju purba, tangkasan ma uju angkola
Tangkasma hamu maduma. Tangkasan nang mamora

Tangkas ma songon adian, marsipatudu songon dalan
Asa tung tangkas ma hita di parsaulian, tangkas nang di panggabean

Sitangkas ni panggabean dohot parhorason, ba tung tangkas ma paboa hamu ma raja ni boru.

Paranak :
Ima tutu rajanami, ia manangkasi ma hamu di siangkupna songon nahundul, sidongan songon na mardalan

Asa tangkas ma tutu jabu suhat, tangkasanma jabu bona
Tangkas ma hita maduma, tangkasan nang mamora

Sitangkas ni panggabean parhorason  paboaon ma tutu raja nami

Di ari nauli di bulan nadenggan on, di parnangkok ni mataniari, nasogot nunga rap udur hita mangudurhon anak nami, nagabe hela muna, dohot borumuna na gabe parumaen nami tu bagas joro ni Tuhanta laho manjalo pasu-pasu parbagason sian Tuhanta marhite-hite naposoNa.

Dibagasan sadarion ma nian raja nami asa rap ma hita manghalashon dohot mamestahon pardongan saripeon nasida, jala laos dibagasan sadarion ma naeng pasahaton nami tu hamu raja ni hula-hula nami panggohi ni adat nagok, ima songon somba ni adat dohot somba ni uhum nami tu hamu hula-hula nami.
Asa manggabei ma amanta raja, dohot inanta soripada, mangido nang ditangiangmu hula-hula nami, asa mamasu-masu nang hamu tu sude hami pamoruon muna, lumobi tu anak nami na gabe hela mu dohot boru mu nagabe parumaen nami.

Anggiat  saut songon hata ni umpasa :
Napuran ni parsoburan ma, tu gambir ni sitapongan
Sai tong-tong ma nasida sauduran, jala tong-tong masihaholongan

Duru ni hamuma ninna, hatubuan ni sangge-sangge
Sai marongkap ma nasida tutu sahat tu na saur matua, huhut horas jala gabe

Asa giring-giring ma gosta-gosta, marborasma singkoru
Tibu ma nasida mangiring-iring, jala marompa-ompa, di anak dohot diboru

Molo tung boi pangidoan tu Amanta namartua Debata,
Saut songon hata ni umpasa;

Mangkuling ma taganing, rap dohot palu-paluna
Tibu ma nasida marabing-abing, jala baoa ma buha bajuna

Sai siganjang umur ma antong nasida sigodang pinompar tu joloan ni arion.

Jadi songon ima raja nami, disiangkupna songon nahundul, sidongan songon na mardalan, diulaonta sadarion, sitangkas ni panggabean dohot parhorason.

Parboru :
Ima tutu raja ni pamoruon nami, nunga di paboa hamuna, siangkupna songon na hundul, sidongan songon na mardalan, na manjalo pasu-pasu parbagason do boru nami dohot hela nami, laos dipaboa hamu naeng pasahaton muna adat nagok tu hami, ba hami pe dohonon nami do, sai rongkap na saur matuama boru dohot hela nami i, Masibar nasida songon ambalang, marrokkap songon tuak. Sai jumpang songon hata ni umpasa, Dangka ni arirang toho ditonga ni onan, badan nasida naso jadi sirang, tondi nasida tong-tong masi gomgoman.
Hauma ni parsambilanma, jonok tu pargadongan, sai tongtong ma nasida dapot parsaulian, songoni nang angka paradongan.
Asa tubuan lak-lak, tubuan singkoru, solotan bunga-bunga.
Tubuan anak ma nasida tubuan boru, dongan nasida sari matua

Asa tubu ma tambincu, jonok tu bona ni pinasa, Dilehon Debata ma di nasida anak nabisuk dohot boru na uli basa.

Taringot dipasu-pasu na naeng sipasahaton nami tu hamu pamoruon nami, pos ma rohamu raja ni boru, aek natio riong-riong di pinggan pasu, hula-hula na basa do hami, na ringgas mamasu-masu.

Jadi dihamu raja ni pamoruon nami, asa nuaeng pe hulehon hami ma tingki tu hamu, laho pasahathon angka dia ma naso gok dope na naeng sipasahaton mu. Piga ma horbo, asa pintor binoan batahi laho mangalai, sadia godang ma mas dohot sere, asa pintor pinarade hajut nami laho ingananna, jala sadia godang ma ringgit sitio soara, asa pinarade ingananna. Nunga rade hami manjalo.

Paranak :
Mauliate rajanami,
Jadi songon i nang di hamu amanta Raja, inanta Soripada, dihamu dongan tubu, boru/bere, dongan sahuta, suang songoni nang hamu horong ni hula‑hula dohot tulang nami, di minggu minggu nasalpu  nadi tanggal......  nunga hupatupa hami ulaon marhata sinamot (pudun saut), jala ombuk tu panghataion di na marhata sinamoti, godang ni sinamot sipasahaton nami tu hula‑hula nami (didokma margani hula‑hula i) godang na Rp. .......rambu pinudun,  si rambe manis. Ia patujolo manang  bohi ni sinamot godangna Rp........  nunga hupasahat hami tu Raja ni hula‑hula nami. Jadi nanaeng sipasahaton nami apala di ombason ima songon panggohi ni sinamot godangna Rp. ................
(dipasahat ma panggohi ni sinamot tu Parboru)

Parboru :
Di hamu raja ni pamoruon nami ala naung dipasahat hamu, pangohi ni sinamot, onpe nuaeng, songon pangkataionta di tingki marhata sinamot, pasahat hamu ma todoan/panandaion tu suhi ni ampang na opat ima
‑ tu pamarai
‑ tu simandokhon
‑ tu sihunti ampang
‑ tu tulang ni boru muli

catatan :
Songon naung di hatai ditingki na marhata sinamot, ia panandaion tu parboru dipasada mai, alai jolo digoari ma sada‑sada.
Mangihut ma muse tu unsur hula-hula, tulang ni Parboru.

Dung sidung i dipasahat paranak dohot parboru ma tin-tin marangkup tu tulang ni pangoli.

Parboru ma mandok hatana tar songon on : di hamu dongan parhundul nami Raja (didokma marga ni tulang ni pangoli/helana i). Adongdo hata ni natua-tua mandok, Hot pe jabui, tong-tong doi marbulang-bulang, sian dia pe berei mangalap boru, hot doi boruni tulang. Mulai sadarion marampara nama hita, ai nunga sisada boru hita. Molo hamu di jolo, mangihut ma hami sian pudi, suang songoni, molo hami dijolo, mangihut ma hamu sian pudi. Jadi di hamu ampara, godang do hujalo hami sinamot ni borunta i. Laos dison ma pasahaton nami deba sian sinamot ni boruanta i tu hamu. Uli ma roha muna manjalosa. Mauliate.

Dialusi tulang ni pangoli ma tar songon on ma, didok : Mauliate ma dihamu dongan parhundul nami Raja ..... ( laos didokma marga ni parboru i) nunga di pasahat hamu jala nunga hujalo hami deba sian sinamot ni borutta i, ima tutu sisada boru ma hita mulai sadari on, mauliate.
(Sipata sai didok tulang ni pangoli do hata tu boru muli,  berupa nasehat dohot hata  pasu-pasu)

Catatan :
Tintin marangkup sian suhut paranak dohot sian suhut parboru do i. Mardos ni roha ma nasida tarsingot di godang na.

Parboru :     
Di hamu Raja ni pamoruon nami (didok ma marga. ni paranak i ) Nunga sahat be tintin niarangkup. Asa onpe pasahat hamu muse panandaion tu raja naginokkon, tu protokol dohot tu parsinabung, Songoni nang jambar torop.

Dipasahat paranak ma sada-sada.

Parsinabung  Parboru:
Mauliatema ala naung sude hami ditanda hamu, ba nuaeng songon naung, tatolopi di na marhata sinamot taringot tu ulos herbang, pasahaton nami ma tu hamu godang na ......  lembar. Mangarade ma hamu.

Paranak :
Mauliate ma di hamu Raja nami. Pasahat hamu ma.
Parjolo ma pasahat hamu ulos pansamot tu natoras ni anak nami/ hela muna.

Contoh pasahat Ulos Pansamot;

Di hamu, pamoruon nami marga …………………, di son ro do hami hula-hula mu ( ……………………) laho pasahat ulos na ganjang, ulos si torop rambu, sai ganjang ma tutu umur muna su de hamu keluarga …………, torop maribur angka pinompar mu huhut matangkang majuara. Saut songon hatani natua-tua namandok,
Hau simartolu, di dolok ni panamparan, sai leleng ma hamu mangolu, penggeng saur matua, huhut dihaliangi pomparan.
Andor halungkang ma togu-togu ni lombu, andor rantiti togu-togu ni horbo
Sai nang-nang ma hamu saur matua, patogu-togu pahompu, sahat tu namar nini, sahat tu namar nono.
Naeng pasahatonkuma ulos pansamot tu hamu,
Sai samot ma angka parsaulian, samot angka panggabean, songoni nang diangka parhorasan.

Sahat-sahat ni solu, sahat ma tu bontean
Hupasahat uloson tu hamu, sai sahat ma hamu leleng mangolu, sahat tu panggabean, sahat tu parhorasan. botima

Paranak :
Pasahat hamu ma muse ulos hela, dohot udut na  songon naung ditolopi dina marhata sinamot

Contoh pasahat ulos hela (Ulos tu Penganten);

Tama do pasahatonta puji-pujian dohot mauliate tu Amanta Debata Pardenggan basa I, ala naung dipaloas anak dohot boru ni huria i laho manjalo pasu-pasu parbagason, ima tu hamu nadua. Asa nang sian hami pe hula-hula muna mangido nang tu Amanta Debata diangka pasu-pasu tu hamu nadua (penganten).

Tong-tong ma hamu nadua sauduran tu dolok tu toruan, marrongkap ma tutu hamu sahat tu na saur matua. Asa tudos ma songon hata ni umpasa namandok, napuran ni parsoburan tu gambir ni Sitapongan, sai tong-tong do hamu sauduran jala tong-tong masihaholongan. Asa dangka ni arirang ma peak di tonga onan, badan muna naso jadi sirang, tondi muna tong-tong masigomgoman.
Tali pintu tolu, bahen ihot ni ogung oloan, sai leleng ma mangolu, jala satahi saoloan.

Mamasu-masu ma antong Tuhanta di hamu na dua (boru, hela, …………………..) di oloi Tuhan ma angka tangiang dohot pangidoan muna, dilehon hagabeon dohot parhorason di hamu, saut songon hatani natua-tua namandok; Tubu ma singkoru, jonok dilambung ni tandiang, sai anggiat ma hamu togu marurat tu toru, tongam mardangka tu lambung, jala singkop marbulung tu ginjang.
Tubuan lak-lak ma tubu singkoru di dolok ni purba tua, tubuan anak ma hamu tubuan boru, dongan mu sahat tu na saur matua.

Asa jong-jong sopo ijuk, pa adop-adop ruma gorga. Dilehon Debata ma di hamu anak nabisuk dohot boru namarroha.

Binsar ma mataniari, poltak ma mata ni bulan. Dilehon Debata ma di hamu anak namalo mancari dohot boru na boi paulaean

Bintang na rumiris, tu ombun na sumorop. Maranak ma hamu sir-sir, marboru pe antong singkop

Asa lomak ma silinjuang, lomak so nibaboan. Tu diape hamu mangalangka tusi ma dapotan pangomoan.

Eme sitamba tua ma, na tubu ditano nahornop. Debata do silehon tua, horas-horas ma hamu tong-tong diparorot.

Asa nuaeng pe sahat ma pasahaton nami uloson tu hamu, songon hatani umpasa ma dohonon ku;
Sahat-sahat ni solu ma, sahat ma tu bontean. Hu pasahat hami uloson tu hamu, sahat ma hamu leleng mangolu, sahat tu parhorasan, sahat tu panggabean. Botima


Paranak :
Pasahat hamu ma muse ulos na marhadohoan, (digoari paranak ma sada-sada, angka sijalo ulos, songon naung dihatai hian).

Parboru :
Dung sidung dipasahat ulos na marhadohoan, didok raja parhata ni parboru ma muse. Suru hamuma anak muna dohot boru nami/parumaen muna asa hupasahat hami ulos holong tu nasida.

Sude ma antong horong parboru na talup pasahat ulos holong tu pengantin dohot sian horong hula‑hula dohot tulang. Urutan ni na pasahat ulos sian na sumolhot ma parjolo.

Dung sidung i digorahon paranak ma muse tu horong hula‑hula dohot tulang nasida atik beha adong na naeng sipasahaton nasida tu pengantin.

Cacatan
Di usahahon ma na pasahat ulos herbang holan sian na solhot, sian na homolang boi ma di ganti dohot hepeng dibagasan amplop.

Dung sidung dipasahat ulos herbang, mardalan ma  ulos tinonun sadari sian pihak parboru tu pihak paranak. Sesuai usul asa dipasada ma tu sude pihak paranak diluar ni horong ni hula-hula/tulang ni paranak.

Parpudi dipasahat parboru ma muse tu Protokol, Parsinabung, dohot jambar torop (Raja naginokkon).

Sipata sai dipangido paranak do ragi-ragi sian parboru, tu horong ni hula-hula dohot tulang ni paranak.

5.3.6 ULOS NAMARHADOHOAN

Na jolo di Bona Pasogit di ulaon pangolihon anak/pamuli boru ulos na wajib si jaloon ni paranak holan  5 lembar do.
Ima :

Molo boi usul di hita nadi PARSERAHAN on godang ni ulos na marhadohoan 11 ( sampuluh sada) ulos ma ta bahen.

Songon on ma nian hapeahan ni ulos i :

Taringot ulos na dua nai, hasuhuton ma mangatur hapeahanna. Molo pinarate‑atehon partording (metode) parbagian ni ulos i, nunga sejalan i dohot parbagi ni ulos na pinungka ni ompu ta si jolo‑jolo tubu. Lapatanna : paling tidak nunga mewakili partording ni partuturon i manang keluarga. na manjalo ulos.

MARHATA SIGABE – GABE

Di PARSERAHAN on, ndang hea dope binereng dipatupa, marhata sigabe-gabe, dengan alasan ndang adong be tingki, hape makna ni ulaon adat i sabotulna ditingki namarhata sigabe-gabe i do.

Molo boi usul, tapamasa maon di hita nadi PARSERAHAN on.

Dung singkop na pasahat ulos na marhadohoan dohot ulos holong songoni nang ulos tonunan sadari, sahat ma tu na marhata si gabe ‑ gabe. Parjolo ma sian horong parboru dungi sahat ma tu horong paranak, jala parpudi mangampu ma suhut sihabolonan paranak (natoras ni pangoli manang na mewakili).

Parjojor ni namandok hata sigabe ‑ gabe tarsongon onma :

Pihak Parboru
Horong, hula‑hula/tulang. (boi do di tontuhon sahalak na mewakili sian hula‑hula ni parboru, dung jolo di alap nasida hata sian horong hula‑hula dohot tulang). Sahalak utusan ni boru / bere. Sahalak utusan sian dongan sahuta, Sahalak sian dongan tubu, Sahalak sian paidua ni suhut, Suhut sihabolonan (natoras ni boru muli)

Pihak Paranak :
Dos ma urutanna songon na mandok hata sian pihak parboru. Dung sidung sude, suhut sihabolonan (natoras ni pangoli) mangampu hata sigabe‑gabe (hata na u1i, hata denggan) dohot mandok mauliate tu sude na torop.

Dung sidung mandok hata sigabe-gabe, mangampu ma hasuhuton bolon

Hata pangampuon :
Amanta Raja Inanta Soripada, mauliate malambok pusu ma hupasahat hami, tu hamu Raja ni dongan tubu, Boru, Bere/Ibebere, Raja ni dongan sahuta, Ale-ale, Pariban, Pangula ni Huria, lumobima di hamu Raja ni Hula-hula nami, Tulang, ro di sude namangkaholongi hami. Nunga tung jojor hamu songon namarsuan, jala ris songon namanabur boni,  laho pasahat hata na uli, hata panggabean, parhorason, di hami hasuhuton, lumobi ma tu anak dohot parumaen nami.  Asa nuaeng pe dohononku ma songon hatani natua-tua.

Naung sampulu pitu, jumadi sampulu ualu
Hata pasu-pasu, hata nauli, panggabean nang parhorasan na pinasahat muna, boanon nami ma i martonga-tonga jabu
Sai ampu mai di ampuan nami, tuak mai di abara nami, jujung di simajujung nami, peak di abingan nami

Turtu ma ninna anduhur, tio-tio ma ninna lote
Hata na uli, panggabean dohot par horason na pinasahat muna i, sai unang ma muba, unang ma mose

Songgop ma siruba-ruba, tu dangka ni hapadan
Angka hata na uli, hata pasu-pasu muna, sai dijangkon tondi nami mai dohot badan

Tingko ma inggir-inggir bulung nai rata-rata
Angka hata pasu gabe naung pinasahat muna, pasauthon ma Amanta Debata


5.3.8 PANGUJUNGI

Dung sidung mangampu suhut bolon paranak, di pasahat Raja parhata ni paranak ma muse tu pihak parboru laho mangunjungi ulaon. Andorang so ditutup hula‑hula ulaon i, digorahon Raja parhata ni parboru ma tu suhut paranak dohot tu suhut bolon parboru, asa di lehon nasida uang olop‑olop.

Dung dipadomu (dipasada) raja parhata ni parboru olop­olop nasian paranak dohot parboru i, dilehon ma tu Raja Huta (Dongan sahuta ni suhut sesuai di alaman ni ise ulaon i). Didok raja huta ma hatana andorang so dibagi olop-olopi.
Dihamu suhut nami, nunga tung tangkas pinaihut-ihut ulaonta on, sian nasogot sahat tu botarion, tama do hita mandok mauliate tu Debata Pardenggan basa I, ala asi dohot holong ni rohaNa do, dibahen naboi ture jala denggan mardalan ulaon taon. Saut ma tutu songon hata ni natua-tua :

Balintang ma pagabe tumundalhon sitadoan, Saut ma hita horas jala gabe ala nunga denggan hita masipaolo-oloan.
Asa Uli ma ninna porda, pandohotan ni hulamot
sai tong-tong ma hita dapotan uli dohot las ni roha, laos mangihut ma dohot sinamot
Simbora ma guk-guk, peak di lage-lage, Mamora ma hita on luhut, horas jala gabe
Asa Silalan uruk uruk tu silallan aek toba, Nametmet ndang marungut‑ungut na magodang sude marlas ni roha,
Laos digorahon Raja huta ma muse asa sude natorop i mandok olop, olop, olop (3 hali).
huhut disabur hon boras sipir ni tondi.
Marlapatan asa sude natoropi mangolophon nauli dohot na denggan, disude angka pasu‑pasu na pinasahat ni angka Raja. Dungi pe asa diparis uang olop‑olop i tu horong
paranak dohot parboru.

Dung sidung i ditutup hula‑hula ni parboru ma dohot ende di uduti dohot tangiang.

Di PARSERAHAN on sai dipatupa do ulaon sadari, ima paulak une (mebat) dohot tinggkir tangga.  Molo sai binereng jala pinarate-atehon do, hurang do makna ni napatupahon paulak une dohot tinggkir tangga laos di sada ari i. Sai songon na marsandiwara do idaon,  molo boi usul tu hita,  ditiadahon ma ulaon sadari i, alai molo dao be do huta ni paranak dohot parboru, toho do tutu nunga sada solusi ulaon sadarion laho pasingkophon ulaoni.

Paulak Une

Didok paulak une, namarlapatan, dung diboan paranak, parumaenna tu huta, manang tu bagas nasida, tontu diharapkan asa ro hagabeon. Marsaor ma pangoli dohot boru muli, sai diharaphon jolma do asa sai pintor  singkop hubungan na harmonis antara pangoli dohot boru muli, artina une ma mardalan hubungan kedua belah pihak, ndang adong rasa curiga, di antara nasida nadua. Dung manang na piga ari di lehon tinggki tu nasida nadua, jala dapot kesimpulan nunga une mardalan songon naung diharap hon, borhat ma paranak tu huta ni parboru, mamboan sipanganon na tabo laho paulak une, padasiphon hubungan ni namarhula-marboru, alana nunga denggan mardalan rumah tangga ni pangoli dohot boru muli.

Maningkir Tangga

Acara adat maningkir tangga, ima haroro ni parboru tu huta ni paranak laho mandulo boruna, songon dia do keadaanna. Dipajagar paranak do boruna nasida asa songon naniharaphon ni parboru, tarida mai sian kondisi kesehatan ni boruna ditingki maningkir tangga. Di acara maningkir tangga ma kesempatan ni parboru laho mangalehon sipasingot dohot hata nauli tu boru na, songon ni nang tu helana. Parboru pe dison ma muse mangalehon hata pasu gabe tu pihak ni paranak.

Acara namangihut :
Ima acara di  bagas ni masing-masing suhut.
Molo di Bagas ni Pihak Paranak, dilanjuthon ma tu napatupahon Mangupa Parumaen, jala di Bagas ni pihak parboru dilanjuthon tu namanigati jual.

Songon ima jolo, partording ni olaon Pangolihon anak/pamuli boru dibagasan adat batak Toba, masomal ni ihuthon di Parserahan. Tontu sai adong do na hurang lobi, alai boi ma didok rohangku, tulisan on sebagai gambaran, manambai parbinotoan ni angka dongan raja parhata.

Molo tung adong saran dohot kritik, laho padasiphon tulisan on, rade do hami manjalosa.

Silikkit, sinalenggam, ba molo saroha sapingkiran hita, ba tapillit na dumenggan, botima.


MAULIATE

Ir. ROLAND DOTOR HUTAJULU
http://rolandhutajulu.blogspot.com

ADAT BATAK TOBA - PANGOLIHON ANAK/PAMULIHON BORU (BAGIAN III)

HoRaS HaBaTaKoN ! 
ULAON PANGOLIHON ANAK/PAMULIHON BORU DIBAGASAN ADAT BATAK TOBA NASOMAL DIULAHON DI PARSERAHAN
(BAGIAN III)


IV.  MARTONGGO / MARRIA RAJA

Martonggo/marria Raja ima ulaon laho manghatai taringot tu panghobasion na berbubungan tu pesta unjuk. Na mandohoti ulaon i ima: dongan tubu, boru/bere dohot dongan sahuta. Di Bona Pasogit khusus na di Laguboti ulaon on di goari maon rapot adat.

Hula‑hula dohot tulang ndang dohot di ulaon martonggo/marria Raja. Di Bona Pasogit boi dohonon ndang adong dope gedung khusus inganan par pestaon, songon i nang catering na mangalompa sipanganon. Inganan parpestaon somalna dijolo ni jabu ni hasuhuton i do i di bahen. Siala ni i di papungu hasuhuton do dongan tubu, boru/bere, dongan sahuta dohot dongan saulaon laho manghatai taringot tu panghobasion di ulaon unjuk na naeng ulahonon ni nasida, alana halak i do mangkarejoi (manghobasi) sude taringot tu pardalan ni ulaon i umpama; ise petugas na laho paradehon amak, tenda, perlengkapan pesta, pasahathon undangan mamotong pinahan, mangalompa, sahat tu na parateatehon si panganon di ulaon unjuk i.

Alai ianggo di parserahan, gedung parpestaon nunga adong lengkap dohot kursi meja, piring, gelas, alat‑alat pesta, songoni nang catering na mangalompa sipanganon.

Hasuhuton holan na mamesan gedung dohot catering nama. Ndang loja be dongan tubu, boru/bere dohot dongan sahuta laho mangulahon i. Sasintong na ndang pola be nian godang si hataan di na martonggo /marria Raja alai nangpe songoni tong do dipatupa ulaon martonggo/marria raja. Mardomu tusi sigokhonon di ulaon martonggo /marria Raja ndang pola godang be, cukupma hira‑hira 10 tu 15 ripe.

Di PARSERAHAN ON ala situasi dohot kondisi ndang sai sanga naginokhon i mangan di bagas na be. Ala kesibukan sipata sian parkarejoan na ma ro nasida tu bagas ni hasuhuton i, alani i di patupa hasuhuton do marsipanganon alai ndang pola maneat pinahan lobu lengkap dohot na margoarna, cukup ma di bahen jagal rambingan  Molo tung pe di patupa suhut pinahan lobu, ndang pola dibahen na margoar na. Dung sidung marsipanganon sahat ma tu pangkataion/taringot tu pangkobasion pesta.
Alai nunga godangan napatupahon martonggo raja/marria raja dung sidung marhata sinamot, jadi boi ma langsung dipatupa pangkataion marria raja di bagas ni parboru dung borhat pihak paranak tu bagas ni paranak laho patupahon tonggo raja.

Na porlu sihataan disi ima taringot tu :

Songon, usul, ia ulaon martonggo/marria Raja ndang pola sai ingkon dung sidung marhata sinamot dibahen, alai bo i do di patupa di ari na asing, unang paloja hu nasida.

Catatan :
Digoari martonggo raja, molo di nasida do ulaon unjuk (bolahan amak), Digoari marria raja molo ndang di nasida ulaon unjuk.


V.  MARUNJUK ( PESTA UNJUK)

Nahinan di Bona Pasogit tarlobi di LAGUBOTI ndang masa marsibuha‑buhai.  Holan pangoli dohot pandongani na do mangalap boru muli, ndang hea pola dohot natoras ni pangoli, di Gereja do nasida paintehon. Alai ianggo nuaeng di Bona Pasogit nunga dohot natoras ni pangoli dohot na marhaha‑maranggi mandongani pangoli mangalap boru muli. Alai nang pe songon i tong do ndang adong acara marsibuha‑buhai. Lapatanna pihak paranak ndang adong mamboan sipanganon na marmiak‑miak.

Rombongan ni paranak na so dohot mangalap boru muli dohot rombongan ni parboru songoni nang angka tutur na asing sian kedua belah pihak langsung do i tu Gereja.

Molo huta ni paranak dohot huta ni parboru dao be, umpamana paranak di Laguboti, parboru di Siantar, somalna andorang so tu Gereja rombongan ni parboru i jolo serapan do di huta ni paranak, jala paranak ido na paradehon i.

Alai di PARSERAHAN ON nang pe diparanak ulaon, sai di pamasa do ulaon marsibuha‑buhai. Paranak mamboan na marmiak‑miak lengkap dohot na margoarna, jala parboru pe tong do paradehon dengke sitio‑tio, dohot sipanganon na asing manambai sipanganon nabinoan ni paranak i.

Andorang so marsipanganon, jolo di pasahat paranak do tudu-­tudu ni sipanganon i tu parboru, dungi dipasahat parboru ma muse dengke sitio‑tio tu paranak. Dung sidung marsipanganon rap borhat ma tu Gereja dung jolo martangiang na ni uluhon ni sahalak sian hula‑hula. Lapatanna : ndang adong dope sihataan manang si ulahononhon taringot tu adat disi.

Molo pinarate-atehon, mansai repot do nian namarsibuha-buhai on, lumobi paranak laho paradehon sipanganon, songoni nang parboru paradehon dengke. Alai molo boi do di atur denggan laos dipasada tu parcatering sipatupaon marsibuha-buhai denggan doi dilaksanahon, ai songon mamuhai partuturon ma nadua bola pihak, jala di tingki napasahat dengke pihak parboru, laos disi ma ojak marguru tu paradaton status ni pengantin, asa hot parsaripeon nasida.
Angka naro tu namarsibuha-buhai, unang pola pagodang hu, asa unang pola leleng proses ni parmanganon, alana porlu persiapan tu Gareja.

Sude angka tutur ni paranak dohot parboru na asing, nanaeng mandohoti acara pamasu‑i‑nasuon i langsung ma nasida tu Gereja.

Ia partording ni ulaon sibuha-buhai hira-hira songon on ma:

Dipasahat pihak paranak ma tudu-tudu ni sipanganon sibuha-buhai :

Di hamu raja ni hula-hula nami, nuaeng rodo hami pamoruon muna, pasahathon las ni roha nami, ima sipanganon na tabo.
Tangan do tutu marsomba, dohot soara mar huhuasi, di sipanganon na otik so sadia nahuboan hami on. On ma tutu raja nami, songon sipanganon sibuha-buhai di ulaonta sadarion, na mamuhai partuturonta di manogot on, asa buha ma angka parsaulian, buha nang panggabean dohot parhorason di hita on saluhut na.
Songon hata ni natua-tua ma dohonon ku;
Bulung ni dap-dap ma langkop, molo tung songon on dope na tarpatupa hami, ba ima ta par hajop.
Asa sititi ma, si gompa, golang-golang ma pangarahutna
Otik sosadia pe na hupatupa hamion, sai godang ma pinasuna. Botima

Dung sidung dipasahat paranak tudu-tudu ni sipanganon sibuha-buhai, dipasahat pihak parboru ma muse dengke :

Dihamu pamoruon nami, rodo hami dison mamboan dengke na tabo. Songon naung dihatahon hamu nangkin, mamuhai partuturonta ma hita tutu di manogoton, asa ojak ma partuturon ta, sai diramoti jala didongani Tuhan Debata ma hita tong-tong, ala nunga  sada tahi hita laho pataruhon boru nami nagabe parumaen mu, dohot anak muna na gabe hela nami tu bagas joro ni Tuhan ta, laho manjalo pasu-pasu parbagason marhite-hite naposoNa. Ojak ma nang pardongan saripeon nasida, tong-tong sada nasida songon daion mual.
Asa dengke tio maon tutu, marpangidoan hita tu Amanta namartua Debata, asa tio jala tiurma pardalan ni ulaonta ditingkion, dao angka abat-abat. Jala dengke sahat maon tutu, asa sahat ma nadenggan, sahat nang angka nauli di ulaonta ditingkion, songon hata ni umpasa ma dohononku, sahat-sahat ni solu, sai sahatma tu bontean; sahat ma ulaonta sadarion huhut dipasu-pasu Tuhan, sahat tu parhorasan, sahat tu panggabean, botima.

Dilanjuthon ma tu namar sipanganon.
Nangpe adong tudu-tudu ni sipanganon, ndang termasuk jambar sibagion dope i, alai molo tungpe dibagi, ndang pola digorahon, langsung ma dipasahat, hombar tu horong na ro ditingki i.

Acara na berikutna, ima martangiang laho borhat tu gareja 


5.1 PAMASU ‑ MASUON

Andorang so acara pamasu‑masuon, somalna jolo dibahen do acara cacatan sipil (oleh petugas negara) di kantor ni Gereja i. Dung sidung acara cacatan sipil masuk ma tu Gereja, di jolo ma pangoli / boru muli diiringi pandongani, natoras ni pangoli/ boru muli dohot angka tutur na solhot.
Nuaengon di Parserahan, nunga dipatupa marfoto (Manggombar) andorang so dimulai acara pamasu-masuon, laho manghabit tingki.

Dung sidung acara pamasu‑masuon i, mandok hata do paidua ni suhut sian paranak dohot sian parboru. Di acara mandok hata on diusahahon ma asa unang pola maganjanghu, alai diparingkas ma inti ni pangkataion hira mandok mauliate tu huria dohot tu sude tutur na ro, huhut manggorahon asa rap borhat tu gedung inganan pesta unjuk, laho mangan indahan na las dohot minum aek sitio‑tio huhut manjalo dohot pasahathon adat na hombar tu ulaon i.


5.2 ACARA DI GEDUNG (Pesta Unjuk)

Taringot tu parmasuk ni pengantin, paranak, parboru dohot horong hula‑hula / tulang ni nadua hasuhuton tu bagasan gedung, di sesuaihon ma i tu sifat ni ulaoni, lapatan na, di alaman ni ise ulaon i. (di alap jual manang di taruhon jual ).

Ulaon Ditaruhon Jual ( di alaman ni paranak)

Ulaon di taruhon jual lapatanna ulaon i di alaman (huta ni paranak). Mardomu tusi boi ma dongan tubu, boru dohot tutur na ginokhon ni paranak i langsung masuk tu gedung pesta kecuali horong hula‑hula/ tulang ni nasida. Alana hira songon huta/alaman ni paranak i do gedung i. Dung hundul be nasida masuk ma pengantin dohot rombongan ni suhut. Dijolo ma pengantin dohot pendampingna, ihut ma natoras ni pangoli dohot si solhot ni paranak. Dung jumpang tingkina di gorahon protokol ni pihak paranak ma asa masuk Horong ni hula-hula ni paranak. Parjolo ma sian Hula-hula natoras ni namagoli, dungi tu Tulang, Tulang rorobot, hula-hula namar haha maranggi, dungi tu hula-hula naposo, ima hula-hula ni ianakkon ni natoras ni pangoli manang hula-hula ni haha ni pangoli angka naung sohot, jala mungkin hula-hula ni anggina molo mangalakkai. Dung sidung i dijou protokol ni paranak ma asa masuk hula-hula (ima Parboru). Masuk ma nasida, di barisan parjolo ma natoras ni boru muli. Mangihut ma muse na mamboan tandok bolon dohot na mamboan dengke. Na mamboan tandok bolon, i ma ( paniaran ni haha manang anggi manang parumaen ni pihak parboru ). Mangihut ma muse haha ‑anggi dohot sisolhot ni nasida, ama di sabola siamun, ina di sabola hambirang huhut manghunti tandok. Sude nasida manghadang ulos di abara siamun. Masuk ma nasida rnarudur dohot renta. Na mamboan dengke di pudi ni na namboan tandok bolon.

Dung masuk rombongan ni. par boru i, di gorahon protokol ni parboru ma asa masuk hula‑ hula/tulang nasida.

Ulaon dialap jual ( dialaman ni parboru)
Ala dialaman ni parboru do ulaon i, parjolo ma rombongan. ni parboru masuk tu gedung.
Tar songon on ma parmasuk ni nasida tu gedung
Na ginokhon ni parboru nunga marmintor boi masuk tu gedung, alana gedung i di anggap do hira songon huta / alaman ni parboru i, kecuali horong hula‑hula/tulang ni nasida. Masuk ma rombongan ni pengantin, di jolo ma pengantin dohot pendamping di udurhon natoras ni boru muli, ihut ma muse natoras ni pangoli. Di pudi na ma muse haha‑anggi dohot sisolhot ni parboru.

Pengantin, natoras ni pengantin na dua, jong-jong ma nasida di pintu masuk laho manjalang angka dongan tubu , hula-hula dohot tulang ni parboru.

Catatan Molo ulaon dialaman ni parboru, pihak parboru ndang adong manghunti jual.

Dijou  protokol ni parboru ma asa masuk horong ni hula‑ hula/ tulang nasida sada-sada.

Dungi, masuk ma muse angka sisolhot ni paranak dohot dongan tubuna, di ihuthon na ginokhon ni paranak, kecuali horong ni hula‑hula dohot tulang na. Dijou protokol ni paranak ma muse sude horong ni hula‑hula nasida dohot tulang.

Di PARSERAHAN on umumna pulik na ma inganan ni dengke, ndang dibahen be, di bagasan tandok rap dohot boras i. Alana dengke na balga‑balga, sipata mar dua kilo sada dengke, godang na pe sipata 5 tu 7 ekor, hape tandok di Parserahan on sedang‑sedang na ma balga na (ukuran na ) ndang siat be dibagasan tandok. Molo tung pe pulik tandok sian dengke, ianggo parjojorna ingkon tandok ma nian dijolo dungi ihut ma di pudina manang di sabola hambirang na mamboan dengke. Alana ianggo aslina na masa di Bona Pasogit dengke i di bahen diginjang ni boras na dibagasan tandok, lapatanna dengke i ndang haidaan i.

Nangpe songoni inganan ni dengke na binoan ni horong hula-hula dohot tulang i dibaen dibagasan piring na bolak manang talam dibungkus muse dohot serbet tong do denggan. Lao mamboan tu tempat pesta (gedung) boi ma i ditenteng. Nangpe songon i dibaen, tong do botoon ni halak manang hasuhuton ni ise na mamboan dengke i, alana dicatat suhut do i jala dijahahon do muse goarna. Dengke ni parboru ipe, dipasahat do i tu jolo ni paranak, dung sidung dipasahat nasida tudu‑tudu ni sipanganon tu parboru.

Taringot tu na manjalo boras ni hula­hula dohot tulang. Diatur ma tempat na strategis asa unang menghalangi tu tamu na mardalan, jala petugas naung ditunjuk unang hera namasisoroan idaon.


5.2.1 MARSIPANGANON.

Dung sidung sude masuk tutur sian nadua hasuhuton jala nunga hundul di hundulan na be di pungka ma acara marsipanganon. Songon na somal sipanganon nunga di parade (parcatering ) di ginjang ni meja. Diatur ma asa boi marsipanganon salambat‑lambat. na pukul 13.00. Alana molo lobi siani mangan be nama jolma i  gabe ndang denggan bereng on.

Andorang so marsipanganon, parjolo ma paranak pasahathon tudu‑tudu ni sipanganon tu suhut parboru. Dung sidung i ro ma muse parboru. pasahathon dengke sitio‑tio tu hasuhuton paranak.

Molo pinarate-atehon, dumenggan ma jolo martangiang, asa dipasahat tudu-tudu ni sipanganon, songoni dohot napasahat dengke. Ala paranak do na paradehon sipanganon i nasida ma ianggo, na mamilang tangiang mangan, somalna sai dipasahat do tu Pangula ni Huria.

Napasahathon tudu‑tudu ni sipanganon pe unang pola pagodang hu (berbondong ‑ bondong ), cukup ma nian 3 manang 5 ripe sian nadua pihak.

Contoh pasahathon tudu-tudu ni sipanganon (UAON UNJUK)

Di hamu raja ni hula-hula nami (marga...), parjolo ma tapasahat hamauliateon ni rohanta tu Amanta Debata Pardenggan basa i, disiala asi dohot holong ni rohaNa, naung mangiring-iring hita jala mangaramoti hita sahat tu tingkion, boi hita pajumpang bohi na marhula marboru dibagasan hahipason dohot las ni roha.
Dison ro do hami pamoruon muna mandapothon hamu, pasahat tudu-tudu ni sipanganon, sipanganon na tabo, sipanganon parhorasan.
Raja nami, diharoro nami ditingkion, ima songon naung taboto, di naung rap hita paborhathon jala mangudurhon anak dohot boru ni huria i, tu bagas joro ni Tuhannta, laho manjalo pasu-pasu parbagason marhite-hite naposoNa, ima anak nami na gabe hela muna dohot boru muna nagabe parumaen nami. Asa dilas niroha nami ditingkion di naung saut nasida manjalo pasu-pasu pardongan saripeon, ima anak dohot parumaen nami, jala disangkap roha nami, asa laos ditingkion ma nian pasahaton nami panggohi niadat nagok tu hamu hula-hula nami, asa dohot nang hamu hula-hula nami mamasu-masu anak dohot parumaen nami. Marrokkap nasida songon tuak, masibar songon ambalang, jala tong-tong nasida sada songon daion mual. Rap mangido hita di tangiangta anggiat tibu nasida togu marurat tu toru, tongam mardangka tu lambung, jala jagar marbulung tu ginjang. Antong giring-giring ma gosta-gosta marboras ma singkoru, hatop ma nasida mangiring-iring jala marompa-ompa dianak dohot diboru.
Jadi di hamu raja ni hula-hula nami, di sipanganon na huboan hami, uli otik godang sosadia, sai manumpak ma tondimuna, manuai sahala muna dihami pamoruan muna. Songon hatani natua-tua ma nang dohononku; sititi ma sogompa, hodong ma baen lais ni ruma, molo tung songon on dope na tarpatupa hami, Amanta Debata ma namasu-masuhon i, dihitaon saluhutna. Botima.
Contoh pasahathon DENGKE

Dihamu pamoruon nami (marga....), dison ro do hami hula-hula muna pasahat dengke sitio-tio, dengke simudur-udur, dengke sahat. Sai anggiat ma tio parnidaan muna, tio angka pancarian. Nang ditangiang nami pe,  sai lam tu tio na ma songon baba ni mual, tu tiur na songon mata ni ari, tu rintar na ma songon bonang di gala parngoluon muna tu ari na naeng ro. Ia tu dolok hamu dapotan jampalan nalomak, tu toruan hamu dapotan mual na tio.
Laos dengke simudur-udur do nang on tutu, asa anggiat mangudurhon hagabeon, mangudurhon parhorason ulaonta di tingkion, udur nang angka parsaulian songoni nang angka pansamotan.
Dengke sahat do nang on, asa sahat ma nauli sahat ma nadenggan jaloon muna pamoruon nami, ditumpak Amanta namartua Debata.
Secara khusus tu hamu na dua helangku dohot borungku, marrokkap ma tutu hamu songon tuak, masibar songon ambalang, jala tong-tong hamu sada songon daion mual. Asa didolok ma parbubuan, di toruan ma partanggalan, sai dapot ma dihamu naniluluan, songoni na jinalahan. Lomak ma silinjuang, lomak sobinaboan, asa tudia pe hamu nadua mangalangka disi ma hamu dapotan pangomoan. Tubuan lak-lak ma tubuan singkoru, solotan bunga-bunga. Tubuan anak ma hamu tubuan boru dongan muna saur matua.
Sahat sahat ni solu sahat ma tu bontean, Sahat ma tutu ulaon on taon, tapatupa denggan mardalan, leleng hita mangolu, sahat hita tu panggabean, sahat tu parhorasan. Botima.


5.2.2  MARBAGI  JAMBAR

Sebelum marbagi, jambar, dipasahat ma pinggan panganan tu angka na solhot, songoni nang angka punguan-punguan. Unang adong na lupa, denggan do pinggan panganan jolo di hata i hian, unang gabe persoalan ditingki napasahathon.

Ala naung di hatai taringot tu parjambaran di na marhata sinamot, ndang pola be adong masisungkunan taringot tusi. Laho manghabit tingki cukup ma holan di tariashon (digorahon) sahalak natua‑tua (protokol) ni nadua hasuhuton ma taringot tu parbagianna, jala sambil mangan boi ma parjamboran on mardalan (jambar mangihut). Diaturma na marbagi jambar i asa renta. Unang ma nian mangkuling musik ditingki manggorahon/marbagi jambar i. Jala unang sai songon na masisoroan protokol ni nadua hasuhuton laho manggorahon jambar i. Dumenggan ma marganti‑ganti, isarana dung sae protokol ni parboru, ipe asa protokol ni paranak.

 Parjambaran molo Pinahan Lobu
Dipasahat paranak ma jambar  :
Namarngingi par hambirang :   Hula-hula ni suhut
Dibuat ma sian rusuk    : Horong ni Tulang, Hula-hula na marhaha-maranggi, hula-hula anak manjae:
Sambola osang     :   Boru
Soit       :   Pariban, Dongan Sahuta
Dongan tubu, Ale-ale, Pangula ni Huria dht na asing : Sian jambar na tinggal


Dipasahat Parboru ma jambar tu :
Namarngingi par hambirang :  Hula-hula ni suhut
Dibuat ma sian rusuk     : Horong ni Tulang, Hula-hula na marhaha-maranggi, hula-hula anak manjae:
Sambola osang     :   Boru
Soit       :   Pariban, Dongan Sahuta
Sian ihur-ihur    :   Dongan tubu :
Ale-ale, Pangula ni Huria, dll : Dibuatma sian jambar ni hasuhuton


Parjambaran molo Pinahan Si gagat duhut :

Jambar Pihak Paranak :
Hula-hula ni Suhut : Sambola namarngingi par hambirang
Tulang , Bona Tulang, Tulang rorobot, Hula-hula na marhaha-maranggi, Hula-hula anak manjae: dibuat ma sian somba-somba dohot pohu (batisan)
Boru : sambola osang
Bere, Pariban, dongan sahuta, Ale-ale, Pangula ni huria : sian soit manang ojahan/ondolan/hae bona
Dongan tubu : Panamboli (ima sian rusuk parjolo sahat tu palimahon)

Jambar Pihak Parboru :
Hula-hula ni suhut : Sambola namarngingi parsiamun ditambai ma dohot pohu manang batisan.
Tulang, Bona Tulang, Tulang rorobot, Hula-hula na marhaha-maranggi, Hula-hula anak manjae: dibuat ma sian somba-somba dohot pohu (batisan)
Boru : sambola osang
Bere, Pariban, dongan sahuta, Ale-ale, Pangula ni huria : sian soit manang ojahan/ondolan/hae bona
Dongan tubu : sian ihur-ihur.

Pohu manang sipata didok batisan dibuat sian sibuk dibahen songon tanggo‑tanggo na bolon, balgana hira‑hira 1‑2 ons ganup‑ganup pohu. Dilehon ma i songon manambai jambar tu horong ni tutur na manjalo, dohot tu horong naso dapotan..


5.3.4 MANJALO TUMPAK

Dung sidung mangan jala dung dibagi jambar tu pihak paranak dohot parboru, manjalo tumpak ma paranak. Dipangido protokol paranakma tingki tu parboru, songon na minta ijin.

Somalna ala sai dipatupa hasuhuton do Musik/Gondang, andorang so manjalo tumpak, sipata sai jolo manortor do suhut paranak dohot pengantin.

Sahalak sian natua-tua ni horong hasuhuton manjalo gondang tu par musik, alai sipata sai diserahhon do i tu protokol.
Ia inti ni namanjalo gondang di focushon ma panghataion tu pengantin, sebagai keluarga na baru. Boi do di padomu dohot umpasa namarhadomuan tu hagabeon, parhorason ni pengantin, jala songon dalan mangido tu Debata angka pangurupion dohot pasu-pasuNa.

Contoh manjalo gondang  tor-tor ni hasuhuton dohot pator-tor parumaen :

Amanta raja, inanta soripada, jong-jong do nuaeng hami dison namardongan tubu dohot inanta soripada najagar paniaran on, Ima ala namarlas ni roha hami disiala naung manjalo pasu-pasu parbogason anak dohot parumaen nami sian Tuhanta marhite-hite naposoNa. Suang songoni nang silas ni roha nami apala ditingkion ala naung dipaojak raja i (hula-hula) marga ……. Boruna gabe parumaen nami, mauliate ma tutu hupasahat hami tu rajai marga …………

Antong di naojak parumaen nami, asa ojak ma tutu panggabean, ojak nang parhorasan di hita on saluhutna, lumobi ma di anak dohot parumaen nami, saut songon hata ni natua-tua namandok, tubu ma singkoru dilambung ni tandiang ; sai tibuma anak dohot parumaen nami, togu marurat tu toru, tongam mardangka tu lambung jala jagar marbulung tu ginjang. Tubuan lak-lak tubu singkoru solotan bunga-bunga, tubuan anak ma nasida tubuan boru dongan nasida saurmatua.

Alani i amang raja, inang nabasa, dilas ni roha nami sadarion, dipatupa hasuhuton do nuaeng dison musik siparende-ende, parhitean maon tutu laho pagogo soara nami martangiang tu Amanta Debata Pardenggan basai, anggiat di anak dohot parumaen nami dohot di hasuhuton di lehon Debata angka parsaulian dohot silas ni roha, tudos tu hata ni natua-natua namandok : Bonan dolok ma hatubuan ni salagundi, tao toba pangalapan ni pora-pora; di oloi Amanta namartua Debata ma tangiang nami, dipasahat ma angka parsulian songon i nang angka silas ni roha.

Asa nuaeng pe, dihamu amang parmusik nami, partarias namalo, molo mangido hami bahen damang ma toho-toho. Ala marmula do nasa na adong, marmula do hagabeon dohot parhorason, songoni nang hamoraon. Jala tangkas do taboto, sian Debata Jahowa do haroroan ni hagabeon, parhorason dohot hamoraon, ala ni i, tama do hita marsomba tu Debata mangido pasu-pasuNa, asa dipasahat tu hita angka na sinangkap no rohanta. Antong dihamu parmusik nami, hata ni natua-tua mandok, Sianjur mula-mula, sianjur mula toppa, ala manortor nama hami bahen damang ma gondang mula-mula laos padomu damang ma tu gondang somba.

Mauliate ma tutu di hamu parmusik nami.
Huncus ma ninna rugi-rugi, angur ma bane-bane, asa taor natinutungan peak diatas ni lage-lage
Di anak dohot parumaen nami, sai bane ma tutu rohani Amanta Debata, marudut-udut ma dilehon angka nauli, dipasorangkan anak namalo mancari, dohot boru nauli jala napande.
Eme sitamba tua, na tubu di tano nahornop, Debata do namartua, tong-tong ma hita horas-horas diparorot.
Antong parmusik nami, asa tung bane rohani Amanta Debata nang tu hitaon saluhutna, songon i nang di anak dohot parumaen nami, huhut diparorot adat dohot uhum nasida, asa bahen damang gondang sibane-bane i, laos padomu damang ma tu gondang sampur marorot i.

Mauliate ma, di hamu pande nami
Asa nuaeng pe, ala mangaliat nama hami, anggiat tung liat panggabean nang parhorason di hasuhuton songoni nang dihitaon saluhutna, liat nang pasu-pasu nasian Tuhan ta, saut songon hatani natua-tua namandok,
Binanga ni simare, binongkak di sipaettua
Tusanggar matutu amporik, tulubang ma satua
Sai sinur ma pinahan, lam tugabena ma naniula
Horas-horas hita na tinggal di parserahan, songoni nang na tinggal dihuta
Sai mangomo ma angka partiga-tiga, songoni nang angka pengusaha
Simbur magodang angka dakdanak songon ulluson pura-pura
Laos songoni nang angka namagodang, sai penggeng ma sahat tu na saur matua.
Jadi di hamu parmusik nami, hata ni natua-tua mandok,  denggan do ninna hotor-hotor molo tinogu marliat-liat, antong asa tung singkop hami namanortor, bahen damang ma gondang liat-liat.

Dung sidung gondang liat-liat, di lanjuthon ma tu namanjalo tumpak.

Protokol mandok hata :
Di hamu angka nahuparsangapi hami, amanta raja dohot inanta soripada, rodi sude undangan nami namangkaholongi hami. Dison jong-jong do ahu nuaeng sebagai wakil ni  hasuhuton, mandok hata.

Parjolo ma tadok mauliate tu Debata pardenggan basai, namangalehon tingki di hita, ala boi hamu marneang ni langka ro tu inganan/gedungon, dibagasan las ni roha.
Mauliate ma nang hupasahat hami tu hamu sude na pungu dison, di siala haro-romuna tu pestanta sadarion.
Jadi di hamu na huparsangapi hami, songon naung tangkas diboto hamu, sadarion ma tingkina pasahat sinamot tu hula-hulanta, Raja i …….(didok marga ni parboru). Adong do hata ni natua-tua namandok ndang tarusung sahalak panding-dingan, laos songonido nanaeng sidohonon nami, di na laho pasasahat sinamot tu hula-hula i, na parsidohot do hamu mangurupi hami,  di hamu raja ni dongan tubu, raja ni dongan sahuta, ale-ale lumobima tu hamu boru nami, rodi sude hamu angka namangkaholongi hami, tudos tu hata ni natua-tua namandok nang pe pitu gaja ni lapa, molo soada namangido ba ndang adong na mala. Jadi patar do dohonon nami di tingkion, namangasahon hamu do hami umbahen na barani hami manjama ulaon on. Onpe di hamu nahuparsangapi hami, angka amanta raja dohot iananta soripada, tarlumobima tu hamu angka pamoruon nami,  ai durung do ninna boru, tomburan hula-hula, mansai hirim do roha nami, diungkap ni rohamu laho mangurupi hami. Asa nuaengpe ro ma hamu pasahat tumpak muna, ala nunga rade hami manjalo.

Marudur ma digoari protokol angka nanaeng ro, misalna sian dongan tubu, boru, bere, ibebere, dongan sahuta, ale-ale, dll.

Dung sidung namangalehon tumpak, didok ma mauliate.
Hamu angka nahuparsangapi hami, amanta raja, iananta soripada, raja ni dongan tubu, raja ni dongan sahuta, angka ale-ale, raja ni pamoruon nami, rodi sude namangkaholongi hami, lumobi tu hamu hula-hula nami (olo do sipata horong ni hula-hula manumpaki), mauliate godang ma hupasahat hami tu hamu saluhutna diangka pambahenan muna, marhite-hite tumpak naung dipasahat mu tu hami. Anggo sian hadirion nami ndang tarbalos hami  angka nauli nabinahen munai, alai ala adong do Amanta Debata pardenggan basa, ba mangido hami tutu ditangiang nami, asa sian Amanta Debata Pardenggan basai ma jaloon muna angka balos ni tu hamu marlipat ganda.

Asa songon hata ni umpasa ma dohonon nami
Bagot na marhalto ma  natubu dirobean

Horas ma hami namanjalo tumpak muna, sai martamba-tamba ma pangomoan di hamu namangalean

Mauliatema ma di Tuhanta, mauliate ma di hamu saluhutna, botima

Laho manjalo gondang hasahatan dohot sitio-tio, didok ma songon on;
Dihamu parmusik nami, ala nunga singkop hami namanortor, songoni namanjalo tumpak sian angka namanghaholongi hami, sai sahat ma nadenggan, sahat ma nauli, songoni angka panggabean dohot parhorasan.
Asa nuaengpe di hamu pande nami, hata ni natua-tua namandok, tinahu mual natio tubagas hudon panuhatan bahen damang ma gondang sitio-tio laos padomu damang ma tu gondang hasahatan.
Horas  - horas  - horas

5.3.5 MASISISEAN (Bersambung)

ADAT BATAK TOBA - PANGOLIHON ANAK/PAMULIHON BORU (BAGIAN II)

HoRaS HaBaTaKoN ! 

ULAON PANGOLIHON ANAK/PAMULIHON BORU DIBAGASAN ADAT BATAK TOBA NASOMAL DIULAHON DI PARSERAHAN
(BAGIAN II)

3.2 Masisean

Anggo najolo somal do masisisean na mardongan tubu (pihak paranak songon i nang pihak parboru), dung i pe asa parboru manise / manungkun paranak tar singot tu sintuhu ni indahan masak dohot di haroro ni paranak i. Alai ala manghabit tingki, langsung nama pihak parboru manungkun pihak paranak.

Tar songon on ma partording ni na masi sisean, molo di Parserahan on.

Parboru :
Manghatai ma hita amang boru.
Parjolo ma tapasahat hamuliateon ni rohanta tu Amanta Debata, ala asi dohot holong ni roha Na, na mangiring‑iring hita saluhutna sian angka ingananta be, ro tu bagas na marampang na marjual on, sigomgom pangisina dibagasan hahipason dohot las ni roha do hita nuaeng.  Ia nunga hundul hita di atas ni amak tiar, sai tiar ma tutu panggabean, tiar parhorasan di hita on saluhut na. ( molo di gedung jala pake kursi, didokma; ia nunga hundul hita di kursi na hot, sai hot ma panggabean songoni nang parhorason di hita on saluhutna) Nunga tutu bosur hita mangan, sagat marlompan juhut, dohot minum aek sitio‑tio, sai pamurnas mai tu daging, saudara tu bohi, sipaneang holi‑holi mai jala sipasindak panaili.

Didok hata ni natua‑tua Raja ni boru :
Sai jolo ni nangnang do, asa ni nungnung,  sai jolo pinangan do asa sinungkun.
Antong dia ma langkatna, dia ma unokna, dia ma hatana, dia ma nidokna di sipanganon na pisahatmuna,  naboi begeon ni sipareon jala naboi peopon ni roha, songon hatani natua-tua namandok, sandema ninna sige di bungkulan ni sopo, bangko ni hata do manise, molo so apala tangkas dope binoto, antong  alusi hamu, Raja ni pamoruon nami

Paranak :
Dihamu raja ni hula-hula nami, andorang so hu alusi hami sungkun‑sungkun ni Raja i, parjolo ma tutu ta pasahat hamauliateon ni rohanta  tu Amanta Debata Pardenggan basa i, ala asi dohot holong ni roha Na, namangiring‑iring hita saluhutna ro tu bagas namarsangap namartua on, di bagasan hahipason jala di bagasan las ni roha do hita sude.

Nuaeng alusan nami ma tutu sungkun‑sungkun ni Raja i.
Ima tutu Raja nami, gabe ma hita angkup ni na horas, pasu‑pasu on ni Amanta Debata. Ia nunga hundul hita tutu di atas ni amak tiar, sai tiar ma panggabean tiar ma nang parhorasan di hita on saluhutna, songoni nang tu joloan ni ari on.
Di huhuasi ni si panganon na hupatupa hami, gabe ma Raja nami na taula i, asa adong habosurhonon ta, jala sinur ma pinahan na tapahan i asa adong hasagathonon ta. Ia nunga dipaboa hamu naung bosur mangan indahan las, jala sagat marlompan juhut, sai pamurnas mai tutu tu daging saudara tu bohi, sipasindak panaili ma i sipaneang holi‑holi di hita on sasude na.
Asa songon hata ni natua‑tua ma dohonon,
Sititi ma sigompa, Hodong bahen lais ni ruma
Otik so sadia pe nahupatupa hami i, Sai dipasu-pasu Tuhan ta mai di hitaon saluhutna.
Raja nami, ia sintuhu ni sipanganon na hupatupa hami i, panggabean parhorasan do raja nami.

Parboru :
Ima tutu Raja ni pamoruon nami, nunga manise hami, mangalusi hamu, Panggabean parhorasan do hape hata ni sipanganon na pinasahat ni hamu pamoruon nami. Asa bagot na marhalto ma na niagatan di robean. Horas ma amanta Raja dohot Inanta Soripada na manganhon, sai tamba ma hamoraon di hamu pamoruon nami namangalean. Hauma ni parsambilan ninna jonok tu pargadongan, sai martamba-tamba ma dihamu angka parsaulian mardapot-dapot nang angka passamotan.
Alai raja ni boru, adong do hata ni natua-tua namandok, asa hundul songon anian, jongjong songon pangurgasan, asa tangkas hita dapot parsaulian songoni nang di parhorasan, songon hata ni natua-tua namandok, marangkup do ninna na uli, mardongan do na denggan, siangkupna songon na hundul, siudurna songon na mardalan, asa tangkas ma tutu  uju purba tumangkasan dompak angkola, asa tangkas ma hita maduma jala tumangkasan ma nang hita mamora. Antong di hamu pamoruon nami, angkup ni hata nauli dohot nadenggan, sitangkas ni Panggabean dohot parhorasan, tung denggan ma di paboa Raja ni pamoruon nami.

Paranak :
Ima tutu Raja ni hula-hula nami, ia marpanungkun ma Raja i di siangkupna songon na hundul, siudurna songon na mardalan, sitangkas ni panggabean dohot parhorason, paboaon ma tutu.

Raja nami, ia di bulan na salpu i laho do anak nami mardalani tu huta muna on. Pajumpang bohi ma ibana dohot boru ni Raja i, mangkatai jala martarombo, gabe masi botoan ma nasida, na marboru ni tulang do hape anak nami tu boru ni Raja i. Dung piga‑piga hali pajumpang jala manghatai Raja nami, tubu ma holong di nasida jala masiunduhan hata laho mamungka pardongan saripeon na imbaru. Tudos tu tona ninatua‑tua namandok
Balga ninna anak pangolihononhon, Balga ninna boru pahutaon
Ala ni i Raja nami, na manomba ma hami parjolo, asa janghon hamu nian anak nami on laho gabe hela muna.

Alai raja nami, di haroro nami ditingkion tong do parjolo hami marsattabi hami raja nami,  alana molo mangasahon sibahenon do Raja nami, tung so bolas dope hami nian mandapothon hamu. Alai, ala tangkas do diboto hami, naburju marianakhon do hamu Raja nami, i do umbahen na hubaranihon hami ro mandapothon hamu, molo tungsiat pangidoan nami, laos ditingkion ma nian, hami laho pasahathon somba ni uhum, somba ni adat nian tu hamu Raja nami. Songon hatani natua-tua namandok uli otik godang so sadia. Jadi olat ni na tarpatupa jala tarbahen hami, raja nami, ditingkion ma nian  sombahonon nami somba nia adat dohot uhum tu hamu Raja nami. Jadi ima songon angkup ni panggabean dohot parhorasan, na boi pasahaton nami tu hamu Raja nami. Botima.


Parboru :
Ima tutu di hamu pamoruon nami. Nunga tangkas di paboa hamu, disiangkupna songon na hundul, sidongan songon na mardalan, angkup ni panggabean dohot parhorasan di ulaonta sadarion..
Jala toho do songon nanidok munai, adongdo tona ni natua‑tua namandok,
Balga ninna anak pangolihononhon, Balga ninna boru pahutaon
Nunga masiunduhan hata tutu boru nami didok hamu dohot anak muna, ima nanaeng mamungka pardongan saripeon na imbaru. Alai nang pe songoni amangboru, asa botoon nami mangalusi hamu jolo husungkun hami ma jolo boru nami. Dungi di suru raja parhata ni parboru i ma sahalak boru (hela) nasida laho manungkun boru nai manang na toho do naung di jalo hatani paranak i. Dung ro alus sian boru nai naung sintong di jalo hata ni anak ni paranak i, diuduti ma muse panghataion.
(Catatan, molo di Parserahanon, ala nunga diboto naung masiunduhan pangoli dohot boru muli di tingki na martumpol ndang disungkun be boru muli)

Ima tutu di hamu Raja ni pamoruon nami, toho do naung dijalo boru nami hata ni anak muna. Nang hami pe, dohonon nami do, sai rongkap na gabe, rongkap na sarimatua ma boru nami i dohot anak muna tu joloan ni ari on. Asa anggiat ma nasida masibar songon ambalang, marrokkap songon tuak, jala tong-tong sada nasida songon daion mual.

Asa nuaengpe songon nidok ni natua‑tua ma dohonon nami :
Nunga pitu lili nami Paualu jugian nami, Nunga uli nipinami ala nunga ro hamu manggohi hajut nami.
Jadi nuaeng pe raja ni pamoruon nami, piga ma dorbia, piga lombu, piga hoda asa huboto hami mangarade batahi laho mangalai tu bara ni ruma nami, jala sadia godang ma mas, sere dohot ringgit,  asa botoon nami mangarade puro nami laho inganan na.

Ai tangkas do huboto hami,
Pat ni gaja do tu pat ni hora,
Anak ni raja do hamu, pahompu ni namora

Alani i didok rohakku, ndang tuktuhon be batu, dakdahan simbora
Ndang tuturan datu, ajaran na marroha.
Ai tung namalo do hamu, jala sigodang boto-botoan.

Jadi on pe Raja ni pamoruon nami, angka dia ma sipasahaton muna sian na hugoari hami nangkin, na gabe sinamot ni boru nami. Hatahon hamu sian i

Paranak :
Di hamu Raja hula-hula nami. Ia taringot tu somba ni uhum, somba ni adat songon sinamot ni boru ni Raja i, ima naginoaran muna nangkin, tung mansai nauli do i Raja nami pangidoan muna i. Toho do i Raja nami. Najolo godang do dorbia, lombu dohot angka arta na asing, Alai Raja nami, ianggo apala di tingkion ndang adong bei Raja nami, nunga habis tu parsingkolaan, songoni tong nalaho pasingkolahon nanaeng hela muna on.

Ndang tardanggur be na gantung di dolok ni Sipakpahi
Ndang haingotan be angka na dung, songon bongka siapari.

Jadi pangidoan dohot elek‑elek nami tu hamu Raja nami tung ringgit sitio soara i ma sipasahaton nami tu hamu. Jala molo tung boi nang pangidoan nami Rambu pinudun ma Raja nami Sinamot nanaeng sipasahaton nami. Alai andorang so huhatahon hami, mangido jolo hami ditingki, asa jolo masisungkunan hami dohot dongan tubu nami, dongan sahuta, boru, songoni nang di namangido paniroion hami sian hula-hula nami.

Parsinabung (diarahon ma bohina tu dongan tubu, boru dst)

Di hita na mardongan tubu dohot di hamu boru, bere, ibebere, songoni nang tu hamu dongan sahuta, tarlumobi di hamu hula‑hula nami. Pinangido do tingki tu raja i, asa jolo masialapan hata hita, masiajar-ajaran, jala asa jolo sada hata ma hita nian, di nalaho pasahat somba ni uhum, somba ni adat tu raja i, jadi songononma na konsep na boi pasahaton nami tu hita sasude,
parjolo; ia ulaon nanaeng ro on ba taruhon jual ma, di hita ma bolahan amak,
na paduahon; ia sinamot nanaeng sipasahaton tu raja i, ringgit sitio soarai ma, rambu pinudun, jala molo boi pangidoan asa sisahali mangelekkon ma hita tu raja i di hata ni sinamot na naeng sipasahatonta, jadi songoni ma konsep na hupasahat hami asa jolo tangkas ma ajari jala tambor-tambori hamu hami.  Mauliate.

Hata on parjolo ma hupasahat hami tu hita na mardongan tubu.

Dongan tubu (ni paranak)

Di hamu parsinabung nami.
Tangkas do hupaihut‑ihut hami aha na pinasahat muna tu hami. Na manggogohon nama hami nuaeng di pangidoanta tu hula-hulai Raja i..... (dipaboa marga di hula-hulai) asa rade roha ni ra ja i, sisahali manombahon, sisahali mangelekbon ma hita di sinamot ni boru ni Raja i. Botima.

Parsinabung (Nuaeng hupasahat ma tu hamu, boru, bere dohot ibebere)

Boru / Bere/ibebere ( ni paranak)
Mauliate ma di hula‑hula nami na mangalehon tingki di hami di ulaon ta sadarion. Ia sian hami boru songoni nang bere muna nadohot do hami mangelek‑elek hula‑hula ni hula‑hula nami naung di tariashon hamu nangkin. Sipanolopi ma hami di angkasangkap nauli dohot na denggan sian hula‑hula nami. Botima.

Parsinabung (Hupasahat ma muse tu hamu dongan sahuta)

Dongan sahuta
Mauliate ma, nang hami pe sian dongan sahuta, sipanolopi ma hami, asa si sahali mangelekkon ma hita tutu di sinamot ni boru ni Rajai, Botima.

Parsinabung (Nuaeng hupasahat ma muse tu hamu hula-hula nami, ajari jala tambor-tambori hamu hami)

Hula‑hula ( ni paranak)
Mauliate ma tadok tu Amanta Pardenggan Basa i, ala na dohot do Ibana paniroi di ulaonta sadarion. Jala tu hamu marga . . . . (laos di jouhon ma marga ni suhut paranak) dohonon nami ma, songon dia ma nadenggan naboi tarbahen hamu tu hula-hula muna, ima ulahon hamu, alana adong do hatani natua-tua  namandok:
Ndada ala ni godangna, umbahen na nieahan
Ndada ala ni otikna umbahen na ni tinggalhon
Sai sahat ma panggabean, sahat parhorasan di hita on saluhutna. Botima.

Parsinabung
Mauliatema di hamu raja ni dongan tubu, boru, bere, ibebere, songoni nang dihamu raja ni dongan sahuta, lumobi ma tu hamu raja ni hula-hula nami, nungga tutu satolop hita di napasahat sinamot ni boru ni Raja i, asa si sahali mangelekkon hita, jala ringgit sitio soara i ma ta pasahat tu Raja i.

Jadi nuaeng pe di hamu Raja ni Hula-hula nami, nunga dibege hamu ia hami namardongan tubu, boru, bere, ibebere, nang hami namardongan sahuta, suang songoni di na hujalo hami panuturion sian hula-hula nami, naung sada hata hami, ima : Parjolo ma dohonon nami ia ulaon nanaeng ro on taruhon jual ma, di hami ma bolahan amak. Jala  somba ni uhum, somba ni adat nanaeng si pasahaton nami tu hamu songon sinamot ni boru ni Raja i, ringgit sitio soara ima, rambu pinudun, jala sisahali mangelekkon ma hami Raja nami, laho pasahathon sinamot ni boru ni raja i tu hamu, songon hata ni tangiang, songoni ma jolo hat nami tu hamu Raja nami. Botima.

Catatan : taringot tu sisahali mangelekkon, denggan do jolo marhusip laho mambuat kesepakatan, parsinabung ni Paranak dohot Parsinabung ni Parboru, unang adong na mulak-ulak tu bona muse.

Parsinabung Parboru :
Jadi di hamu Raja ni pamoruon nami, nungga tutu dipasahat hamu pangidoan muna tu hami, antong nang hami pe, lehon hamu ma jolo tingki di hami, asa masisungkunan nang hami na mardongan tubu, boru, bere dohot dongan sahuta nami, tarlumobi di paniroion ni hula‑hula nami.

Jadi onpe di hita na mardongan tubu, boru, bere/ibebere songon i nang hamu dongan sahuta, lumobi di hamu horong ni hula‑hula nami. Nunga rap marbinege hita di pangidoan ni Raja ni pamoruon ta apala di tingki on. Didok nasida ia taringot tu sinamot sipasahaton nasida, ringgit sitio soara ma jala sisahali mangelekhon / sisahali manombahon. Jala ulaon i taruhon jual. Songon dia ma alus ta tu pamoruonta.

Parjolo hupasahat hami tu dongan tubu.

Dongan tubu ( ni parboru)
Di hamu parsinabung nami.
Nunga tangkas hupaihut‑ihut hami panghataion muna dohot Rajani pamoruonta. Songon dia naung di hatahon hamu. Laos songoni ma nang hata nami sian dongan tubu. Sisada hata ma hita. Botima.

Parsinabung (hupasahat hami ma muse tu boru, bere, ibebere)
Boru (ni parboru)
Parjolo ma hupasahat hami hamuliateon ni roha nami di hamu Raja ni hula‑hula nami naung pasahathon panghataion on tu hami pamoruon muna dohot horong bere muna.
Ia taringot tu elek‑elek ni pariban nami di sinamot nanaeng sipasahaton nasida tu hamu Raja ni hula‑hula nami, ba songon dia ma naung dihatai hamu, ianggo hami sian pamoruon muna, dohot bere muna, satolop ma hami di sude angka nauli dohot na denggan. Botima.

Parsinabung (hupasahat hami ma muse tu hamu raja ni dongan sahuta)

Dongan sahuta (ni parboru)
Horas jala gabe ma di hita sasudena, lumobi di hamu suhut nami. Mauliate ma pinasahat tu hamu suhut nami ala di pajagar hamu panghataion on tu hami dongan sahuta muna. Nunga hubege hami panghataion muna na masipaolo‑oloan jala masipaune‑unean taringot tu sinamot ni borun ta. Ianggo hami dongan sahuta, sipanolopi na uli na denggan ma. Songon hata ni natua‑tua, dohonon nami do
Aek godang, tu aek laut
Dos ni roha, sibaen na saut.
Botima.

Parsinabung (nuaeng hupasahat hami ma muse tu hamu raja ni bhula-hula nami)

Hula ‑ hula ( ni parboru)
Parjolo mauliate godang hupasahat hami tu hamu pamoruon nami ala di pasahat hamu panghataion tu hami laho maniroi hamu.
Taringot tu pangidoan ni Raja ni pamoruan muna, nunga masialusan hamu songon ogung na uli jala tangkas do i hupaihut-­ihut hami di ulaonta sadarion.
Jadi songon dia ma naung ni tolopan muna anggo sian hami horong ni hula­hula muna manolopi ma hami, asa dapot hamu ma songon nidok ni natua‑tua na mandok,
Balintang ma pagabe, Tumundalhon sitadoan
Ari muna ma gabe,  Ai nunga denggan hamu hubege hami masipaolo‑oloan.
Amporik marlipik, onggung marbabang
Gabe do parsinamot na otik, gabe do nang parsinamot na godang. Botima

Parsinabung Parboru :
On pe di hamu Raja ni pamoruon nami. Nunga satolop hami na mardongan tubu, boru/bere dohot dongan sahuta nami tarlumobi hula‑hula nami taringot tu pangidoan muna na sahali mangelekhon hamu di sinamot ni boru nami.
Alai porlu do hatahonon nami nadibagasan roha nami tu hamu, songon hata ni natua-tua namandok :
Ia marasar ma aili, sai ditarui bulung singkoru
Naeng ma sihar ma panaili, laho manjalo tuhor ni boru

Ndang pola be ra dohononku, angka aha na solot di ate-ate, dohot na gompang di pusu-pusu, asa mangkilala ma hamu, songon dia nuaeng na dibagasan roha nami.

Antong hatahon hamu ma manang na sadia poasahatonmuna sinamot ni boru nami i.

Parsinabung Paranak :
Mauliate ma Raja nami.
Tung tangkas do huantusi hami na dibagasan roha munai, alai Raja nami songon hata ni natua-tua nang dohonon nami:
Sai tuginjang ninna porda, sai tu toru parbar-baran
Sai naeng do nian di didok roha hatop mamora, alai hapogoson dope didok sibaran.
 Dipangidoan muna i, tangkas do huantusi hami, songon hata ni natua-tua namandok
Ni durung ma situma, laos dapot pora-pora
molo buas do tu hula-hula, pintor hatop do iba mamora
Alai Raja nami, songon hata ni natua-tua na mandok;
Sai ni luluan do tandok, alai na dapot parindahanan
Tolap do pamangan mandok raja nami, alai ndang tolap jamaon ni tangan.

Molo tung songon dia pe Raja nami natolap hami godang ni sinamot sipasahaton nami, uli ma roha ni hamu raja ni hula-hula nami.
Jadi pasahaton nami ma sinamot ni boru ni Raja i Rp .............  , rambu pinudun mai Raja nami, jala si rambe manis.
Naung disima talina, jala disi dohot rompuna
Naung disima daina, disi dohot holpuna.
Botima Raja nami.

Parboru :
Hamu Raja ni pamoruon nami, didok hamu sinamot Rp, ............. rambu pinudun, sirambe manis.  Adong do hata ni natua-tua namandok; marmutik ma simarlasuma mardompakkon mata ni ari
Molo tung marhusor dope roha muna, manambai otik nari.

Paranak :
Raja nami, hata ni natua-tua do mandok ; Ni dapot ma assosoit, tongon di tombara
Sotung  ma didok hamu hami namangkolit Raja nami, da silehonon do na soada. Uli ma rohamu manjalo sinamot ni boru ni raja i.

Parboru :
Raja ni boru, alai asing ni i, taringot todoan tu suhi ni ampang na opat ingkon tangkas doi alusan muna. ate Raja ni pamoruon nami.
Paranak
Pos ma roha ni Raja i, ianggo todoan / panandaion tu suhi ni ampang na opat tangkas do i alusan nami.

Parboru :
Di hamu Raja ni pamoruon nami. Andorang so hugabehon hami jumolo ma husungkun hami hasuhuton nami. Ai adong do hata ni natua‑tua na mandok
Lata pe na lata, duhut‑duhut do si but-but on
Hata ni Raja pinaraja, Raja ni hasuhuton do si sungkunon

Jadi onpe nuaeng di hamu bona ni hasuhuton nami: Nunga tangkas di bege hamu panghataion nami dohot pamoruonta taringot tu sinamot ni borutta i. Nian tung godang do hupangido hami, alai tung songon i dope huroha na tarpatupa ni pamoruon ta. Ia sinamot ni borutta nanaeng sipasahaton nasida tu hita godang na Rp...  rambu pinudun, sirambe manis.
On pe panghataion on hupasahat hami ma tu hamu suhut nami.


Hasuhuton ( ni parboru )
Di hamu Raja parsinabung nami.
Nunga tung loja hamu tutu mangelek‑elek Raja ni pamoruonta, didok nasida holan i nama natarpatupa nasida. Onpe di hamu parsinabung nami gabehon hamu ma i.

Parboru :
Hamu Raja ni pamoruon nami.
Ba nunga uli roha nami manjalo na nidok muna i. Sai gabe ma hita jala horas. Onpe Raja ni pamoruon nami, pasahat hamu ma  si namot ni boru nami, nunga rade hami manjalo.

Paranak :
On pe di hamu hasuhuton nami (suhut paranak), pasahat hamu ma patujolo ( bohi ) ni sinamot tu Raja ni hula‑hulanta. Borhat ma hasuhuton paranak i pasahathon patujolo ni sinamot i tu raja parhata/parsinabung. Dungi dietong Raja parhata i mai.
Dung sae di etong laos di dok ma hata na, godang ni patujolo ni sinamot, jala sisana (nahurang) sipasahaton mai di mata ni ulaon nanaeng ro.

Parboru :
Nunga di Pasahat hamu patujolo ni sinamot ni boru nami, godangna Rp......., jala panggohi ni sinamot Rp..... pasahoton muna mai di mata ni ulaon on. Dipasahat raja parhata ma bohi ni sinamot i tu suhut parboru.

Di hamu suhut nami, nunga di pasahat pamoruonta bohi ni sinamot ni borunta Rp....., antong las roha mu manjalosa, sai anggiatma didongani Tuhan hamu laho manggunahon sinamot on hombar tu ringkotna,
songon hata ni natua-tua namandok;
Tonggi ma ninna sibahut, tabo ninna pora-pora
Molo dung las roha ni suhut, ba las ma nang roha ni angka raja.
(dipasahatma parsinabung ma tu inang ni boru muli)

Parsinabung  Parboru:
Jadi di hamu pamoruon nami, ia  tarsingot tu todoan / panandaion tu suhi ni ampang na opat dohot tintin marangkup, di hilala roha nami pasahat hamu mai annon di mata ni ulaon on.

Paranak :
Mauliate ma di hamu raja ni hula‑hula nami. Taringot tu napasahathon todoan / panandaion tu suhi ni ampang na opat dohot tintin marangkup, ima di pesta unjuk na naeng ro, songon na nidok muna i, ba satolop ma hami disi.

Parboru :
Di hamu raja ni pamoruon nami.
Nunga dipasahat hamu patujolo (bohi ) ni sinarnot. Nuaeng pe atik adong na naeng sipangidoon muna.

Paranak :
Mauliate ma di hamu raja ni hula‑hula nami.
Ido tutu tohona. Dos do tuatna dohot nangkokna. Nangkin Raja nami nunga tahatai godang ni sinamot sipasahaton nami tu hamu, jala nunga hupasahat hami tu hamu patujolo ni sinamot. Asa on pe Raja nami pangidoan nami tung sude do hami ulosan muna. Ai huboto hami do angka nantulang i, na malo do martonun.

Parboru :
Toho do i pangidoan muna i, Raja ni boru.
Alai molo tung so sude pe hamu ulosan nami dohot ulos herbang ianggo ulos natinonun sadari pasahaton nami do i tu hamu sude. Ianggo di tingki on ulos herbang na naeng sipasahaton nami tu hamu ba ...... lembar ma. Didok ma godang (jumlah ) ni ulos i. Uli ma roha muna manjalosa.

Paranak :
Gabe jala horas Raja nami. Mauliate ma di hamu.

Catatan :
Dung sidung masisisean. jala nunga tangkas di hata i sadia godang ni sinamot dohot todoan / panandaion, tu suhi ni ampang na opat, jala nunga dipasahat patujolo ni sinamot. Somalna do i ndang pola dipasahat sude sinamot i asa adong pasahaton ni paranak tu parboru i di ulaon unjuk jala digoarimai panggohi ni sinamot.

Dung sidung i dipahantus ma muse panghataion songon naung di taringoti di na patua hata / marhori‑hori dingding, manang di tingki namarhusip ima taringot tu :
a. Tintin marangkup tu tulang ni pangoli. Sadia godang na naeng pasahathon ni nasida (sadia sian paranak sadia sian parboru i). Alai sipata holan na dua hasuhuton do namangkatai taringot di si.
b. Pinggan panganan tu parboru dohot ulos‑ulos tu paranak.
c. Godang ni undangan ni paranak dohot  parboru.
d. Mambuhul ari (tingki) dohot manontuhon inganan (Gareja) manjalo pasu‑pasu dohot (Gedung) tu pesta unjukna.
e. Parbagian ni parjambaron di ulaon unjuk. Laho manghabit/mempersingkat waktu di ulaon unjuk unang pola be dihatai taringot tu parbagian ni jambar disi, alai di tingki na marhata sinamot i mai. dipahantus ( hira songon jambar mangihut ma diulahon )

Catatan : molo jambar mangihut di Laguboti (Toba) ndang adong be di pasahat tudu-tudu ni sipanganon tu parboru di acara sebelum mangan, songoni nang parboru, ndang dipasahat nasida be dengke tu paranak, jadi langsung nama angka parhobas manang naung ditunjuk hian pasahat jambar tu parboru dohot dengke tu paranak, lapatanna ndang adong be acara tersendiri pasahat tudu-tudu ni sipanganon dohot pasahat dengke.
 
f. Molo tung boi disepakati ma di namarhata sinamoti angka panandaion namargollit, songoni nang total/jumlah ni panandaion tu parboru misalna disepakati ma150 amplop, asing ni horong ni hula-hula nasida. Songoni nang ulos-ulos tu paranak ditetaphon ma jumlahna misalna 100 Amplop, di luar ni ragi-ragi tu horong ni hula-hula. Tujuanna laho manghabit tingki.
g. Dohot angka na asing na mardomu tu ulaon unjuki.


IV.  MARTONGGO / MARRIA RAJA (Bersambung)

PRODUK HERBAL INDONESIA

Sukses harus diraih karena dia tak mau datang begitu saja

Amazon Deals